Tampilkan postingan dengan label bkc. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bkc. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 April 2015
Rawan Kejahan di jalan ? Solusinya Beladiri
Beberapa waktu yang lalu, seorang siswi yang berlatih Karate BKC di Dojo berhasil menggagalkan pembegalan terhadap dirinya sebut aja Sinta. pada saat itu seperti biasa Sinta pulang sekolah memakai motor kerumahnya dari sekolah, rumah Sinta Kebetulan agak jauh dari lokasi sekolahnya dan dia harus melewati jalan yang sepi untuk menuju rumahnya, singkat kata Sinta dipepet oleh sebuah motor dari belakang dan mencegat dia dari depan, Sinta dengan kaget mengerem motornya seketika. pengendara motor yang memepet Sinta Sudah menodongkan Golok ke arah leher Sinta dan berusaha meminta tas yang dia bawa.dengan berbekal beladiri Sabuk Coklat Karate BKC, tentunya Sinta bisa mengatasi keadaan tersebut minimal secara mental dia tidak gugup dan menyerahkan begitu saja tas sekolah yang dia bawa kepada pembegal. ketika si pembegal merebut tas dia dengan kedua tangan nya Sinta berpikiran jernih dan melihat peluang untuk membela diri dan melihat kelemahan dari si pembegal tersebut. Sinta langsung menghantam leher si pembegal dengan tangan menusuk (nukite) tepat di pembuluh vital si pembegal, alhasil si pembegal langsung merasakan serangan yg tidak dia perkirakan dan membuat fatal si begar langsung ambruk dan tdk sadarkan diri karena serangan mematikan dari Sinta.
Demikian sebagai ilustrasi pentingya beladiri untuk siapapun dan dimanapun. ketrampilan bela diri mutlak di perlukan oleh siapaun. Penulis mengusulkan hal ini karena saat ini sedang marak terjadi pembegalan di kota-kota besar terutama di Jakarta dan Bogor. Pihak yang harus sigap saat terjadi pembegalan, ya diri kita sendiri, karena begal mencari momen ketika kita sedang sendiri atau di tempat yang sunyi. Jika demikian Apa yang akan kita andakan selain diri sendiri nah ?.
Betapa rawannya keamanan di lingkungan kita. Para pelaku kejahatan pun tidak membeda-bedakan korbannya. meskipun itu nenek-nenek, anak-anak, ataupun wanita dan pria. Jika kita berada dalam situasi di atas, apa yang akan kita lakukan? Diam saja? Diam berarti sikap kalah terhadap kezaliman.
Oleh karena itu, orang sekarang hendaknya memiliki ‘pegangan’ masing-masing, selain iman dan taqwa pegangan itu bisa saja berupa kepiawaian bela diri, kepiawaian melindungi diri amupaun keahlian melarikan diri. Hal ini menjadi penting melihat makin maraknya jenis kejahatan diantaranya adalah pembegalan.
Barang siapa yang menjadi korban kejahatan lantas dia membela sekuatnya, maka ketika pembelaan itu menyebabkan kematian, maka hukum matinya adalah mati syahid. Karena termasuk dalam konteks membela diri, membela harta, keluarga dan membela kehormatan. Proses pembelaan inilah yang dalam istilah fiqih disebut daf’us shail, yaitu orang yang menyerang orang lain yang berniat jahat ingin merebut harta, jiwa atau kehormatan .
Jumat, 06 Februari 2015
Metode-Metode untuk Menguatkan, dan Memperkokoh Kuda-Kuda
Ketika kita belajar Beladiri, maka kita pasti akan belajar berlatih kuda2. Tidak perduli baik seorang pemula maupun senior sekalipun dalam beladiri dituntut untuk berlatih terus belajar dan berlatih kuda2. Kenapa kita perlu mempelajari dan berlatih kuda2 secara terus menerus? Karena beladiri tanpa kuda-kuda ibarat rumah tanpa pondasi.Karena hampir seluruh beladiri mempunyai kuda-kuda, baik kuda-kuda umum maupun kuda-kuda khusus. Sedemikian pentingnya kuda-kuda bagi beladiri khususnya Karate maka pelajaran mengenai hal ini sudah harus mulai dilatih dengan serius pada tingkat dasar. Banyak ragam metode untuk menguatkan kuda-kuda, misalnya dengan berdiam diri dengan posisi kuda-kuda dengan waktu yang lama. Di beladiri tertentu bahkan terdapat jurus khusus untuk menguatkan kuda-kuda, semakin tinggi tingkatan maka penguatan kuda-kuda dapat ditingkatkan dengan menggunakan beban. Metode yang juga sangat penting adalah dengan memperbanyak lari, sebaiknya lari ini tidak hanya dilakukan di tanah datar, tetapi juga dilakukan di tanah mendaki, menurun atau bergelombang. Dengan latihan seperti ini maka kaki akan semakin kokoh menapak disegala posisi karena ketika bertarung kita tidak sepenuhnya dapat menentukan lokasi pertempuran, misalnya kita hanya mau bertarung di daerah datar atau daerah yang berumput saja. Latihan kuda-kuda akan semakin bagus untuk dilatih di daerah yang licin atau daerah yang statis misalnya di atas perahu, metode penguatan yang lain adalah dengan cara berlatih di laut dengan menahan hantaman ombak, jenis latihan ini harus hati-hati karena kalau belum kuat dan tidak didampingi rekan latihan bisa membawa petaka yaitu terseret ombak laut. Yang sedikit lebih aman adalah dengan berlatih di bawah air terjun dengan cara menahan diri dari terjangan air terjun. Dan masih banyak lagi metode untuk menguatkan kuda-kuda,
Kuda-kuda mempunyai fungsi
yang sangat esensial dalam setiap serangan, pertahanan maupun langkah
hindaran, dimana semua gerakan ini terangkum dalam jurus (KATA) yang
sudah formulasikan dalam setiap tingkatannya. Tanpa kuda-kuda yang kokoh maka serangan akan menjadi lemah karena tidak adanya penopang yang kuat, demikian juga ketika menahan serangan, tanpa kuda-kuda yang kokoh maka akan mudah robohlah pertahanan kita dan ketika melakukan langkah hindaranpun keberadaan kuda-kuda sangat diperlukan, karena tidak mungkin langkah hindaran ini dapat dilakukan dengan lincah dan cepat tanpa adanya kuda-kuda yang kokoh.
Langganan:
Postingan (Atom)

